Selasa, 17 Mac 2009

Kondem..

Sekarang, selain dari aku sedang happy-happy dengan B dan new life aku, walaupun stress dengan PSM.

Aku juga sering perhatikan orang. Terutama di sekeliling aku. Buat pemerhatian dan analisis sendiri.

Terlalu ramai orang di sekeliling kita ini suka benar merendah-rendahkan orang lain. Bila buat bagus, dikata menunjuk. Bila salah lagilah dikutuk.

Aduhai..

Bagaimana mahu maju jika tiada kata sokongan padu dari kawan-kawan sekeliling sebagai pembakar semangat untuk berjaya?

Bagaimanalah mahu maju begitu?

Aku ini jenis akan support apa pun kawan-kawan aku buat. Aku rajin bagi pujian pada orang yang melakukan sesuatu perkara. Bila gagal tak mengapa, kerana ada ruang untuk memperbaiki di masa depan.

Bukannya sakit pun bagi support dan pujian kan? Bukan luak pun berikan semangat dan kata-kata yang menyenangkan hati? Bukan salah pun.

Yang suka kondem tu kenapa? Pelik lah..

Nah. Baca cerita ni. Jangan suka kondem orang. Tak baik.

Efek Kata-Kata Negatif dan Kata-Kata Positif

Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik. Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku " The Hidden Messages in Water " karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, saya pun tertarik untuk melakukannya:

1.Tempatkan sisa yg sudah didiamkan semalaman kedalam 2 bekas dgn jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat.
2. Masing-masing di label yg berisi kata2 sbb:
3. Bekas A : " Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih.
4. Bekas B : " Kamu Bodoh, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu "
5. 2 Bekas ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada bekas tersebut setiap kali melihat bekas2 tersebut.
6. Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :
Nasi dalam bekas yg di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dgn bau yg tidak sedap.

Sedangkan Nasi dalam bekas yg di bacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

Kalau di buku di katakan ada yg mencoba dgn tiga botol dimana botol ketiga tidak di beri label apa2 alias diabaikan / tidak diperdulikan, dan ternyata beras dlm botol yg diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yg dipapar kata " Kamu Bodoh".

Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yg berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.

Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yg akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yg timbul dalam batin kita.

THE END.

0 comments:

Cerita Lama Amyz